Pemilu Legislatif 2009 Sukses Atau Kacau ?
Pemilu 2009 ini menurut saya sukses tapi kacau
. Kekacauan dimulai dari DPT yang tidak benar, sebagai bukti masa amrozi yang udah mati masuk DPT juga. Terus sodara saya yang dulu tinggal sama saya dan sekarang udah pindah kerumah nenek saya punya dua tempat pemilihan, yang satu ditempat saya dan satu lagi dirumah nenek saya. Untungnya sodara atau tepatnya tante saya itu pemilih yang baik
dia cuma ngasih suara ditempat saya dan ditempat nenek saya dia ga nyontreng. Dari situ udah keliatan kinerja KPUD yang ga becus dalam mendata DPT atau daftar pemilih tetap. Saya pernah baca tapi lupa dimana katanya KPUD di daerah saya make data pada PILKADA beberapa waktu yang lalu, tapi anehnya masa ada pemilih yang pas pilkada lalu namanya ada di dpt tapi pas pemilu 2009 ini namanya ga ada, kan aneh.
Ya klo mau bener, make datanya yang up to date dong. Masa data masih pake data yang lama, padahal bisa saja data lama tersebut sudah berbeda dengan data pada saat ini. Dan melihat kasus tante saya, bisa jadi hanya beberapa daerah saja yang melakukan pendataan secara benar dan beberapa daerah lainnya melakukan pendataan tapi tidak serius atau bisa jadi tidak melakukan pendataan tapi mengandalkan data yang lama akibatnya ada pemilih yang harus kehilangan hak suaranya. Padahal pemilu kali ini merupakan pemilu yang sudah dinantikan oleh para pemilih untuk menentukan nasib mereka 5 tahun kedepan.
Kekacauan lainnya adalah banyaknya terjadi kecurangan pada saat penyonterngan. Dari berita yang saya liat di TV di beberapa daerah kecurangan dilakukan oleh par petugas KPPS yang menyuruh warga memilih salah seorang caleg dari partai tertentu, ada juga pembukaan kotak suara. Ditambah lagi sikap para pemimpin partai politik yang lebih mementingkan kepentingan partai daripada kepentingan bangsa.
Contohnya yaitu beberapa sikap para pemimpin parpol yang tidak menerima kekalahan mereka. Klo udah kalah ya terima saja kekalahan itu, dan lakukan evaluasi kenapa partai mereka bisa kalah. Apa penyebab rakyat tidak memilih mereka, jangan mencari kambing hitam dengan menyalahkan beberapa pihak. Memang beberapa pihak melakukan kesalahan tapi belum tentu hal tersebut yang membuat mereka kalah, bisa saja mereka kalah karena rakyat tidak atau belum percaya pada mereka atau rakyat sudah pintar dalam memilih. Jangan mencari-cari kesalahan yang nantinya akan merugikan rakyat.
Bahkan beberapa pemimpin partai politik meminta dilakukan pemilu ulang. Apakah itu akan menyelesaikan masalah ? Jawaban saya tidak, bayangkan jika harus dilakukan pemilu ulang tentunya akan memakan biaya yang sangat besar. Pemilu legislatif 2009 yang lalu saja memakan biaya hampir 21 Trilyun rupiah, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan lagi untuk dilakukan pemilu ulang ? Klo saran saya sebagai rakyat kecil yang tidak tau politik dahulukan kepentingan bangsa ini daripada kepentingan partai politik.
Akhir kata seperti kalimat pendahuluan saya untuk tulisan ini, Pemilu Legislatif 2009 ini sukses tapi kacau. Apakah pendapat anda sama dengan saya ? Silahkan berikan pendapat anda tentang penyelenggaraan pemilu 2009 melalui komentar dibawah.





IHSAN on Wed, 15th Apr 2009 21:24
iya nih saya juga ga’ nyontreng
thegands on Thu, 16th Apr 2009 13:40
masih ditunggu reviewnya bro
fauzy on Thu, 16th Apr 2009 18:31
aku kemaren nyontreng…
buat yang gak nyontreng sabar ya…
Blogger Bondowoso on Thu, 16th Apr 2009 21:03
seperti yang kita dengar atau baca di berita2, pemilu yg sekarang adalah yang termahal dan lebih kacau dari pemilu 2004…
paid review on Thu, 16th Apr 2009 23:18
menurut saya pemilu yang paling terburuk setelah reformasi ya pemilu tahun 2009 ini
hendri on Fri, 17th Apr 2009 14:04
kayak nya kalo di bilang pemilu paling kacau setelah reformasi, masih kurang pas deh.. lebih pas lagi pemilu terkacau dari yang pernah ada..
anti on Fri, 17th Apr 2009 15:11
yaahhh yang sekarang emang dah kacau pemilunya…dah ngeluarin biaya mahal lagi
deden on Sat, 18th Apr 2009 01:32
rasanya sih hancur total gan…bayangin aja hampir 30 persen lebih golput gara2 DPT. udah ada fatwa haram lagi dari MUI kalau golput eh..pihak kpunya yg bikin error…
khafi on Sat, 18th Apr 2009 18:53
saya juga belum nyontreng..
ya iya.. blum 17 hehe..
:D
saya rasa pemilu kali ini lebih rumit dan kacau daripada yang 2004, tapi prediksi saya.. yang jadi Presiden tetep aja bang SBY…
aeroboys on Sun, 19th Apr 2009 06:04
di tempat aku sangat kacau sekali, yang sudah terdaftar pun gak bisa ikut nyontreng gara2 panitianya tak becus…
fraders on Sun, 19th Apr 2009 15:57
mungkin belum sesukses tahun 2004, tp yang penting abis pemilu presiden ntar.. tetap damai” aja..
theodora on Sun, 19th Apr 2009 17:19
hua..ha..ha…pemilu aku rasa nggak ada bersihnya,masak di kompleks ku aja banyak sekali warga yang tak terdaftar padahal sudah cukup umur,malah sampai masuk TV aku lihat di kota ku ada yang menyalah gunakan juga hak orang lain trsbt,ha..ha..
angel on Sun, 19th Apr 2009 17:21
kampanye damai pemilu indonesia 2009 on Fri, 24th Apr 2009 13:27
kampanye damai pemilu indonesia 2009…
Melalui blog ini, saya ikut mengajak para blogger indonesia untuk menyerukan aksi Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009…
carita on Mon, 27th Apr 2009 23:47
sigahaz on Thu, 30th Apr 2009 13:55
Pilih kacau aja deh
rizki on Sun, 3rd May 2009 20:06
huhhh….ga perlu di ragukan lagi…
kalo penyelenggaraan pemilu kemaren…kuacauuuuu
Masa yang dah meninggal jadi DPT,bnyak yang ga kedaftar….
kkalo saya mahh untungnya GOLPUT….ketiduran di rumah….he2
Bootybizcash on Mon, 4th May 2009 12:49
sangat kacau sekali…apalagi desaku….mbingusisasi…..
plus calegnya yang ga jadi juga banyak yang kacau…
rully taraka on Tue, 5th May 2009 11:51
ReMo on Sun, 10th May 2009 11:35
Mungkin jawaban dari setiap orang berbeda-beda yah,, kalau kata saya sih biasa-biasa aja, G seru seru amad,, saya aja asal nyoblosnya, bis bingung, kebanyakan kertas,, Hahahaha
eL_nIe on Sat, 16th May 2009 12:13
mutzzzz... on Mon, 1st Jun 2009 10:55
Saung Link on Tue, 9th Jun 2009 00:18
Secara keseluruhan sih mnurutku sukses.. soal yang tak masuk DPT.. di pemilu yang lalu juga buanyak.. tapi kagak pernah diributin kayak kemarin tuh…. Tingkat kesulitan yg sekarang nih.. tinggi amat.. jadi kalau ada yg eroro barang 20 % sih udah termasuk bagus..
rio on Fri, 31st Jul 2009 13:42
kasian emang KPU.
Ketidakmengertian Pemilih, ditambah lagi media yang menyesatkan membuat KPU jelek namanya. Semua orang seharusnya tahu kalo sistem pendaftaran pemilih tuh sudah berubah dari stelsel pasif ke stelsel aktif. Artinya pemilihlah yang punya hak harus pro aktif apakah namanya masuk ato tidak. Sedangkan KPU itu hanya mendaftar saja masak, panitia kesebelasan, trus ada tim yang nggak ndaftar, panitianya yang disalahkan. Apalagi penonton yang nggak bisa menonton pertandingan ikut2an nyalahin panitianya. Dasar orang Indonesia cari enaknya saja.